Simak! Ini Tanggal Rawan Kemacetan di Tol selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024

- 31 Maret 2024, 11:38 WIB
Kendaraan di pintu tol menuju luar kota.
Kendaraan di pintu tol menuju luar kota. /Foto : Jasa Marga

Jakarta, PRMN - Operator jalan tol Jasa Marga memberikan imbauan kepada para pemudik untuk menghindari melakukan perjalanan pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini. Hal ini disampaikan menyusul prediksi lonjakan jumlah kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut prediksi Jasa Marga, jumlah kendaraan yang akan keluar dari wilayah Jabodetabek mulai dari H-7 hingga H+2 Lebaran, atau pada rentang tanggal 3 hingga 11 April 2024, diperkirakan mencapai 1,86 juta kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 5,94% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dan melonjak hingga 54,13% jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal.

Kepala Departemen Pemasaran dan Komunikasi Jasa Marga Faiza Riani menyampaikan bahwa mayoritas distribusi kendaraan akan menuju ke arah Trans Jawa dan Bandung. Oleh karena itu, ia mengimbau pengguna jalan untuk bijak dalam memilih waktu perjalanan, terutama untuk menghindari tanggal-tanggal yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, yaitu pada tanggal 6 April dan arus balik pada tanggal 15 April.

Baca Juga: Diskon 10 Persen untuk Mudik ke Sumatera Lewat Tol Tangerang-Merak

Namun, meskipun jumlah kendaraan yang keluar dari Jabodetabek diprediksi tinggi, jumlah kendaraan yang kembali masuk atau arus balik ke Jabodetabek ternyata lebih besar. Jasa Marga memperkirakan bahwa pada rentang waktu H+1 dan H+7 Lebaran, atau pada tanggal 10 hingga 18 April 2024, akan terjadi masuknya 1,92 juta kendaraan ke wilayah Jabodetabek. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan melonjak hingga 60,55% jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik ini, tim Satuan Tugas Jasa Marga akan siaga dengan melaksanakan pelayanan jalan tol sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu, teknologi juga akan dioptimalkan untuk memberikan informasi terkini kepada pengguna jalan melalui Jasa Marga Tollroad Command Center dan aplikasi Travoy.

Faiza menegaskan bahwa Jasa Marga telah mempersiapkan segala hal untuk menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2024, termasuk penambahan personel dan kendaraan operasional seperti ambulance mobile dan layanan customer service kendaraan. Pasca evaluasi dari arus mudik sebelumnya, Jasa Marga siap menjalankan persiapan untuk menyambut Lebaran tahun ini dengan lebih baik.***

Editor: Baha Sugara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah