Polda Banten dan BI-OJK Kerja Sama Tertibkan Bank Keliling

- 5 April 2024, 22:40 WIB
Kepala Polda Banten Irjen Abdul Karim
Kepala Polda Banten Irjen Abdul Karim /Pikiran Rakyat Tangerang/Dok. Polda Banten

PR TANGERANG KOTA - Polda Banten bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Banten dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menertibkan Koperasi Simpan Pinjam (Kosipa) yang melakukan pelanggaran. Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim menyampaikan komitmen untuk menangani masalah Kosipa atau lebih dikenal sebagai Bank Emok atau 'Bank Keliling' yang meresahkan masyarakat.

Kapolda Banten mengungkapkan bahwa penertiban terhadap Bank Emok dilakukan sebagai respons terhadap maraknya aduan dari masyarakat terkait praktik-praktik 'Bank Keliling' yang merugikan dan mengancam keamanan warga. Hal ini dipicu oleh insiden penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pegawai 'Bank Keliling' terhadap warga di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Baros, Kabupaten Serang.

Abdul Karim menjelaskan bahwa insiden penganiayaan tersebut melibatkan oknum pegawai Bank Emok, namun tidak memiliki unsur SARA atau provokasi lainnya. Fokus penertiban adalah pada oknum-oknum yang melakukan pelanggaran hukum dan tidak sesuai dengan regulasi perbankan yang berlaku.

Bank Keliling yang Tidak Berizin Diminta Tutup

Kapolda memberikan kesempatan kepada penyelenggara usaha 'Bank Keliling' yang tidak memiliki izin resmi untuk menutup usahanya secara sukarela. Namun, tindakan tegas akan diambil terhadap mereka yang masih melanggar peraturan, sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selain itu, Kapolda juga mengajak tokoh-tokoh ulama dan masyarakat Banten untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, terutama di bulan Ramadan ini. Kerjasama antara aparat kepolisian, lembaga keuangan, dan tokoh masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan terpercaya bagi seluruh warga.***

Editor: Baha Sugara

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini