Ibu Rumah Tangga Ditangkap usai Belanja Online, Ternyata Beli ini untuk Dijual Lagi

- 4 April 2024, 18:24 WIB
Ilustrasi belanja online.
Ilustrasi belanja online. /Preisking/Pixabay

PR TANGERANG KOTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak Polda Banten menangkap seorang wanita berinisial MR (45 tahun) yang diduga secara sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar. Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti yang dianggap terkait dengan kegiatan ilegal tersebut. Penangkapan dilakukan di pinggir jalan Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak pada Selasa, 2 April 2024, sekitar pukul 14.00 WIB.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu tas selempang warna hitam, seratus butir obat jenis Tramadol HCI, uang tunai sebesar Rp60.000, serta satu unit handphone merk Oppo warna putih. Kasat Reserse Narkoba Polres Lebak AKP Ngapip Rujito memberikan keterangan terkait penangkapan ini. Menurutnya, pelaku yang merupakan seorang ibu rumah tangga dari Malingping ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar di wilayah hukum Polres Lebak.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa barang bukti yang diamankan didapat melalui pembelian secara online. Hal ini mengindikasikan adanya praktik ilegal dalam peredaran sediaan farmasi, yang rentan terjadi di era digital saat ini.

Ancaman Hukuman dan Pasal yang Dikenakan

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ibu rumah tangga ini dikenakan Pasal 435 atau Pasal 436 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman yang dihadapi di antaranya penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda mulai dari 1 miliar hingga 10 miliar rupiah. Hal ini menunjukkan seriusnya negara dalam menangani kasus-kasus pelanggaran terkait sediaan farmasi.

Penangkapan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengedepankan kepatuhan hukum dalam segala aktivitas, termasuk dalam peredaran obat-obatan. Langkah penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat menjadi efek jera bagi pelaku-pelaku ilegal yang berusaha memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.***

Editor: Baha Sugara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah