Anak Mantan Bupati Jadi Tersangka Korupsi, Tunjuk Yusril Ihza Mahendra Melawan Kejaksaan

- 3 April 2024, 13:19 WIB
Yusril Ihza Mahendra bersama Irfan Nur Alam sebelum ditahan (kiri), dan surat pemanggilan untuk sidang praperadilan lawan Kejati Jabar yang digelar di PN Bandung pada 16 April 2024
Yusril Ihza Mahendra bersama Irfan Nur Alam sebelum ditahan (kiri), dan surat pemanggilan untuk sidang praperadilan lawan Kejati Jabar yang digelar di PN Bandung pada 16 April 2024 /kolase

Bandung, PRMN - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) menetapkan Irfan Nur Alam, anak mantan Bupati Majalengka Karna Sobahi, sebagai tersangka dugaan korupsi Pasar Sindangkasih Cigasong Majalengka. Irfan ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya saat masih menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi di Setkab Majalengka.

Irfan Nur Alam yang kini telah ditahan itu melawan dan menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai penasihat hukumya. Irfan Nur Alam akan mengajukan praperadilan atas penetapan status tersangka dan penahanan dirinya. Terkait hal ini, Kejati Jabar telah bersiap menghadapi sidang praperadilan yang diajukan oleh Irfan. Kejaksaan akan mengirimkan 7 jaksa untuk bertarung melawan Yusril Ihza Mahendra di sidang praperadilan yang akan digelar di Pengadilan Negeri Bandung (PN Bandung) pada 16 April 2024 mendatang.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya, menyatakan bahwa tim jaksa yang disiapkan telah siap menghadapi kepakaran Yusril Ihza Mahendra dalam bidang hukum. "Kami sudah membentuk tim, 7 orang jaksa sudah disiapkan," ujarnya.

Baca Juga: Pembangunan Jembatan Kota Tangerang Melalui E-Katalog: Perusahaan Ini Raih 51 Kontrak Produk Sekaligus

Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra telah menerima panggilan resmi untuk mengikuti persidangan praperadilan di PN Bandung sebagai pemohon praperadilan atas nama kliennya, Dr. Irfan Nur Alam, yang merupakan tersangka dalam kasus tersebut. Surat panggilan sidang nomor: 5 Pid.Pra/2024/PN.Bdg. yang ditujukan ke Kantor Hukum Yusril menegaskan bahwa Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dan tim advokatnya diharapkan hadir dalam persidangan pada 16 April 2024 jam 10.00 WIB di Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA khusus.

Saat dikonfirmasi, Yusril menyatakan kesiapannya untuk menghadapi praperadilan dengan profesionalitas. "Jaksa harus menjawab praperadilan tanpa mengundur-ngundur waktu lagi, sebagai tanggung jawab setelah menetapkan Irfan Nur Alam sebagai tersangka," kata Yusril.

Saat ini, Irfan Nur Alam menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka. Irfan ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa barat Nomor: 682/M.2/Fd.2/03/2024 tanggal 14 Maret 2024 serta surat penetapan tersangka (PIDSUS-18) Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor : TAP- 28/M.2/Fd.2/03/2024 tanggal 14 Maret 2024.***

Artikel ini telah tayang sebelumnya di portal Ide Jabar dengan judul "7 Jaksa Siap Bertarung dengan Prof YUSRIL IHZA MAHENDRA Bela Irfan Nur Alam Disidang Praperadilan PN Bandung"

Editor: Baha Sugara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah